Kesimpulan yang aku dapatkan dari rasaku dalam diriku yang berfikir mengenaiku, aku selalu mengagung agungkan mimpi ku, keyakinan akan mimpi yang pasti akan terwujud. Semua penuh ambisi tentang mimpi, sering ku dapatkan lebih cepat dari yang lain, entah itu aku menyelesaikan tugas, atau urusan tentang mimpi ku, yang ku sayangkan aku sering pula melalaikannya.
Semangat ku menggebu saat pertama, dengan hati-hati ku mencoba menjaga. Lagi dan lagi sering ku dicoba untuk jatuh, terkadang aku langsung menyerah, dan tidak jarang pula tetap "sok" optimis. Dalam hati bingung apa yang harus ku lakukan agar mimpiku tetap berdiri, orang bilang aku egois dan kekanak-kanakan,. yes this right! aku mengakuinya, tapii kalo bilang aku individualis,. maka dengan tegas ku katakan "no!" why??
aku bukan makhluk individualis, aku tetaplah makhluk sosial, yang sangat sangat peduli keadaan disekitar ku, tak peduli orang mengatakan apa tentang ku (ups disini terlihat sisi keegoisan ku), bingung pasti :), meskipun harus ku katakan ya tentang prisip individualistis yang ada dalam diriku, tapi sesuai dengan kesadaran ku itu tak begitu terlihat dalam kepribadianku. Bagaimanapun itu adalah aku.
Mimpi ku sederhana saja, membuat orang disekelilingku selalu tersenyum bahagia. (so simple tapi maknanya dalem, dan enggak sesimpel yang kalian fikir hehe) membuat orang lain tersenyum artinya mampu membenahi diri sendiri, dia secara individu dengan agama dan menentramkan bangsa ini yang lagi enggak karuan ini. Bisa dibilang jika aku menjadi penasehat mungkin teori-teori ku jooss (sombong dikit).
Tapi susahnyaaaa minta ampuuun deh kalo merealisasikan teori jadi praktek.
Indahnya saat semua mimpi-mimpi ku terwujud, aku bersama keluarga ku, bersama anak2 panti melihat keadilan di bumi ini :) (super hero banget deh haha)
Cape nulis hehe udah lah hihi
21 Februari 2013 (Menilai diriku sendiri)
Diberdayakan oleh Blogger.














0 komentar:
Posting Komentar